KENAKALAN
REMAJA ERA SEKARANG (MELUPAKAN SYARIAT AGAMA)
Kenakalan
remaja saat ini sangat banyak, di Desa Tanjung Sari Dusun Tanjung Anom
kecamatan Taman kabupaten Sidoarjo salah satu anak yang masih duduk dibangku
SMA kelas 1 yang bernama inisial AW yang mana dirinya, bila dikampung suka
minum-minuman keras, mengkonsumsi obat-obatan yang terlarang dan free sex.
Disaat
ditanya AW bangga dengan apa yang dia lakukan, karena dirinya seolah-olah
seperti Preman Kampung. Dengan hasil
penelitian si AW tidak memiliki orang tua laki-laki alias Bapaknya meninggal dunia di saat dia masih kelas 3 SD, itu lah
sebabnya si AW menjadi BRUTAL. Menurut pandangan masyarakat
sekitar si AW waktu berumur 5 tahun sampai kelas 3SD aktif belajar mengaji akan tetapi
ketika dia kelas 4 SD si AW mulai nakal semenjak ditinggal bapaknya ada pula
alasan tersendiri dari AW, pada waktu mengaji dia pernah di ludai sama guru ngajinya karena AW ketika menghafalkan
surat-surat pendek tidak hafal-hafal disitulah AW jadi tidak mau lagi belajar
mengaji.
Sesepuh
dari Desa tersebut mengatakan bahwa seorang guru disini sebenarnya ilmu
agamanya sangat minim tetapi lagaknya orang sekarang dibuat sombong-sombongan
dan beliau pesan kepada semua orang “jangan merasa hebat/tinggi dengan apa yang
kamu punya karena diatas langit masih ada langit lagi”. Akibat
kenakalan remaja sekarang karena lepas dari pantauan orang tua, lingkungan yang
buruk dan lemahnya bimbingan agama, dari salah satu kyai di Desa tersebut juga
bilang kalau kyai/guru agama sekarang banyak yang menjual ilmunya, uang di
jaman sekarang adalah segala-galanya. AW bila di sekolah suka ganti-ganti
pasangan dan dia sering menyetubuihi pacar-pacarnya sampai dalam waktu 3 kali
sehari dia melakukan free sex dengan minum obat-obat terlarang. Dari salah satu
teman AW mengatakan kalau Hpnya juga full dengan video porno. Bagi orang tua di
jaman sekarang awasilah anak-anak anda pantaulah tiap harinya, kepentingan anak
sangat berharga dari pada uang atau kesibukan-kesibukan anda.
Rating:
100%
based on 10 ratings.
5 user reviews.



0 komentar:
Posting Komentar